09 February, 2015
My own Version Empal Gepuk Recipes
Udah lama rasanya pengen posting resep-resep versi saya sendiri. Bukannya karena merasa diri punya resep paling enak, ya, tapi justru disini saya ingin menguji diri, Resep yang sudah saya rasa enak ini, jika bermanfaat untuk dipraktekan orang lain, Alhamdulillah pasti senang rasanya bisa share hal yang bermanfaat. Jika ternyata resep ini ada yang merasa kurang, kan bisa kasih masukan disana sini. Sejauh ini, setelah berkali-kali dipraktekan, rasanya resep saya ini cocok di lidah setiap yang mencoba. Tapi senang rasanya kalu ada yang mau mengkritik, dan share bareng. Selamat mencoba!
Empal Gepuk
Bahan :
700gr Daging Sapi, pilih bagian Sengkel
Air kelapa dari 1 butir kelapa
200ml Santan kental
5 lembar daun salam
2 batang serai, dikeprek ujungnya
1/2 ibu jari Jahe, digeprek
Bumbu yang dihaluskan :
5 sdm Gula Merah (sesuai selera)
7 siung bawang merah
5 siung bawang putih
3 sdm asam jawa
3 sdt ketumbar, sangrai terlebih dahulu
Lengkuas, 2 ibujari
Garam, Merica, bumbu penyedap, secukupnya
Cara Membuat :
1. Rebus daging sapi, sampai empuk.
2. Iris daging jangan terlalu tipis, lalu dipukul-pukul dengan ulekan
3. Rebus kembali daging dengan air kelapa, masukan daun salam, serai, jahe, dan bumbu halus. Biarkan sampai air kelapa dan bumbu menyerap. Gunakan api sedang
4. Setelah air rebusan tinggal sedikit, masukan santan kental, aduk-aduk sampai merata, biarkan lagi sampai menyerap dan air yang tersisa tinggal sedikit, lalu matikan api.
5. Setelah daging yang sudah dibumbui tersebut dingin, baru digoreng, dan siap disajikan.
Tapi saya pribadi, biasanya menyimpan daging yang sudah dibumbui itu dulu di dalam kulkas minimal 2 jam sebelum digoreng, sehingga bumbu menyerap.
6. Beri taburan bawang goreng di atas gepuk.
Gepuk siap disajikan!
Ohya, untuk tips supaya daging cepat empuk, pastinya kebanyakan orang sudah tau, tapi si share lagi boleh ya.
1. Gunakan daun pepaya, ruas daunnya dipatah-patahkan terlebih dahulu, bungkus daging dengan daun pepaya tersebut maksimal 30 menit.
2. Gunakan nanas muda yang sudah diparut/diblender, dibalurkan ke permukaan daging, diamkan maksimal 1 jam.
3. Gunakan panci Presto saja jika kedua cara diatas terasa sulit dipraktekan.
Mudah,kan?
08 February, 2015
Kuliner khas Makassar
Dikutip dari http://www.hasbihtc.com/




8 Kuliner Khas Makassar Aneka Makanan Sulawesi
1. Coto Makassar Atau Soto Mangkasara

Coto Makassar
Makanan khas makassar yang kaya rempah ini memang sangat terkenal di seluruh penjuru Nusantara bahkan Mancanegara sekalipun, dan banyak orang yang datang ke Makassar pasti pernah mencicipinya.
Berikut resep Coto Makassar yang dikutip dari www.masakanlezat.com
Berikut resep Coto Makassar yang dikutip dari www.masakanlezat.com
Cara Membuat Coto Makassar
Bahan Untuk Membuat Coto Makassar :
- 1/4 kg daging sapi
- 100 gram hati
- 100 gram limpa
- 100 gram usus
- 100 gram babat
- 100 gram paru
- 4 sdm minyak goreng
- 2 liter air ( diambil dari bekas cucian beras yang paling ahir)
Bumbu halus :
- 7 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 3/4 sdm merica
- 1 ibu jari jahe
- 1 genggam kacang tanah, buang kulitnya, sangrai
- 1/2 sdt jinten
- 1 sdm ketumbar
- Garam secukupnya
Bumbu lainya :
- 1 1/2 ibu jari lengkuas, keprek
- 2 batang serai keprek
- 3 sdm tauco
- 1/4 butir gula merah
- 7 siung bawang merah, iris tipis
Bahan Pelengkap :
- Ketupat
- Jeruk nipis
- Sambal
- bawang goreng secukupnya
- 2 tangkai daun bawang dan sledri diiris halus
Langkah Membuat Pallu Basa :
- Siapkan panci, masukan air cucian beras, masukan didalamnya daging dan jeroan beserta kayu manis, didihkan dan masak sampai daging 1/2 matang, lalu angkat dan potong-potong, airnya jangan dibuang.
- Panaskan minyak, tumis bawang merah sampai coklat lalu masukan bumbu halus, masak sampai baunya harum, tambahkan serai, lengkuas dan juga tauco, masak sampai matang.
- Pindahkan tumisan bumbu halus kedalam panci bekas merebus daging, Masukan daging dan tambahkan gula merah, masak sampai daging empuk dan matang semua.
- Sajikan lontong kedalam mangkuk siram dengan kuah coto, dan taburi daun bawang serta bawang goreng diatasnya.

Sop Saudara
Sekilas memang Sop Saudara sebuah nama makanan yang menjadi identitas, makanan berkuah yang dihidangkan dalam mangkuk tapi jika dilihat lebih dekat dan dirasakan pastilah berbeda. Makanan tradisional khas Kabupaten Pangkep sulawesi selatan ini dapat dijumpai di Makassar. Sop saudara dibuat dari daging sapi, bihun dan kentang goreng yang biasanya dibentuk bola-bola kecil, dan paru sapi yang digoreng, biasanya disajikan bersama dengan nasi putih, ikan bakar, dan telur rebus sebagai tambahan lauknya. Tambahan sebagai pelengkap menu adalah sambal kacang dan irisan Timun.
Dikutip dari Masakanlezat.com
Cara Membuat Sop saudara
Bahan Untuk Mebuat Sop Saudara :
:
- 1/4 kg daging sapi sengkel, potong dadu
- 50 gram mie soun,siram air panas sebentar saja
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 3 buah perkedel kentang
- 3 buah paru goreng
- Bawang goreng secukupnya
- 3 buah ketupat, potong
- 3 gelas air
- 3 sdm minyak goreng
Bumbu halus :
- 6 buah bawang merah
- 4 buah bawang putih
- 1/2 ibu jari kunyit
- sepucuk sdt jinten
- 1/4 buah pala
- 2 buah kemiri
- 1 sdt ketumbar sangrai
- Garam secukupnya
Bumbu - Bumbu Lainya :
- 1/2 ibu jari jae, keprek
- 3/4 lengkuas, keprek
- 1 batang serai, keprek
- 2 lembar daun jeruk iris kasar
- 1 ruas jari kayu manis
- 1 sdt gula pasir
- 1/2 sdt kaldu jika suka
Langkah Membuat Sop Saudara :
- Daging direbus sampai benar-benar empuk, angkat sisihkan dagingnya. airnya jangan dibuang.
- Panasakan minyak, tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum, lalu tambahkan bumbu lainya, kecuali kaldu dan kayu manis tumis sampai layu, angkat.
- Panaskan lagi air bekas rebusan daging, masukan bumbu yang sudah ditumis, dan masuka daging,kaldu dan kayu manis, masak sampai meresap.
- Ambil piring saji, masukan ketupat, tambahkan mi soun, perkedel dan paru goreng, siram dengan kuah sop lalu taburi bawang goreng dan daun bawang.
- Sajikan selagi panas.
3. Sop Konro
Sup Konro adalah masakan tradisional khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini berbahan dasar iga sapi atau daging sapi. Daging sapi direbus bersama dengan bahan lain seperti kayu manis, air asam jawa dan berbagai bahan lainnya. Kemudian tumisan campuran beberapa bumbu masak seperti merica, pala, kacang merah dan bahan lainnya, dituangkan kedalam rebusan iga sapi. Warna gelap sop konro berasal dari buah kluwak yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif “kuat” akibat digunakannya ketumbar. Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah-rempah, akan tetapi kini terdapat variasi bakar yang disebut “Konro bakar” yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini pada umumnya disajikan atau dimakan bersama nasi putih dan sambal.
Berikut resep Sop Konro yang dikutip dari www.lezat.com
Sup Konro adalah masakan tradisional khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini berbahan dasar iga sapi atau daging sapi. Daging sapi direbus bersama dengan bahan lain seperti kayu manis, air asam jawa dan berbagai bahan lainnya. Kemudian tumisan campuran beberapa bumbu masak seperti merica, pala, kacang merah dan bahan lainnya, dituangkan kedalam rebusan iga sapi. Warna gelap sop konro berasal dari buah kluwak yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif “kuat” akibat digunakannya ketumbar. Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya rempah-rempah, akan tetapi kini terdapat variasi bakar yang disebut “Konro bakar” yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini pada umumnya disajikan atau dimakan bersama nasi putih dan sambal.
Berikut resep Sop Konro yang dikutip dari www.lezat.com
Bahan:
1 kg iga sapi, potong-potong
2 ltr air
2 cm kayu manis
3 butir cengkeh
3 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam
2000 ml air
3 sdm minyak goreng untuk menumis
½ sdm garam
5 butir bawang merah, iris tipis
2 sdm air asam jawa
1 kg iga sapi, potong-potong
2 ltr air
2 cm kayu manis
3 butir cengkeh
3 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam
2000 ml air
3 sdm minyak goreng untuk menumis
½ sdm garam
5 butir bawang merah, iris tipis
2 sdm air asam jawa
Bumbu Halus :
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt merica bulat
½ sdt pala
2-3 buah lkuwek, ambil dagingnya
50 gr kacang merah direbus matang
1¼ sdm garam
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt merica bulat
½ sdt pala
2-3 buah lkuwek, ambil dagingnya
50 gr kacang merah direbus matang
1¼ sdm garam
Cara membuat:
1. Rebus iga, kayumanis, cengkeh, daun salam, lengkuas, garam dan air asam jawa.
2. Tumis bumbu halus dan bawang merah iris hingga harum.
3. Tuang tumisan bumbu ke dalam rebusan iga dan masak sampai bumbu meresap dan iga matang.
4. Sajikan panas dengan sambal dan air jeruk nipis.
1. Rebus iga, kayumanis, cengkeh, daun salam, lengkuas, garam dan air asam jawa.
2. Tumis bumbu halus dan bawang merah iris hingga harum.
3. Tuang tumisan bumbu ke dalam rebusan iga dan masak sampai bumbu meresap dan iga matang.
4. Sajikan panas dengan sambal dan air jeruk nipis.
4. Barongko
Barongko adalah makanan penutup khas daerah Bugis-Makassar berupa kue pisang yang sangat lembut. Pisang yang menjadi bahan baku utamanya di olah sedemikian rupa, daging pisang dihaluskan bersama bahan yang lain seperti telur, gula, garam dan susu bubuk, lalu dibungkus memakai daun pisang berbentuk bungkusan pecal.
Barongko adalah makanan penutup khas daerah Bugis-Makassar berupa kue pisang yang sangat lembut. Pisang yang menjadi bahan baku utamanya di olah sedemikian rupa, daging pisang dihaluskan bersama bahan yang lain seperti telur, gula, garam dan susu bubuk, lalu dibungkus memakai daun pisang berbentuk bungkusan pecal.
5. Pisang Epe
Dilihat dari namanya pastilah makanan khas kota Makassar ini terbuat dari pisang. Pisang yang dijadikan bahan pembuatannya yaitu pisang kepok setangah mengkal. Proses pembuatannya pun tergolong sangat mudah dan bahan-bahan yang dibutuhkan juga gampang untuk dicari.
Dilihat dari namanya pastilah makanan khas kota Makassar ini terbuat dari pisang. Pisang yang dijadikan bahan pembuatannya yaitu pisang kepok setangah mengkal. Proses pembuatannya pun tergolong sangat mudah dan bahan-bahan yang dibutuhkan juga gampang untuk dicari.
Pisang yang telah dikupas dibakar diatas bara api, kemudian dibolak-balik hingga harum dan lembek. Pisang diambil kemudian di tekan hingga pipih, kemudian di bakar kembali. Setelah melakukan pembakaran, pisang ditaruh diatas piring dan kemudian untuk toppingnya gula merah dicampur dengan air daun pandan ditambah dengan garam dan durian yang direbus hingga kental, dan kemudian disiramkan keatas susunan pisang yang disajikan diatas piring
6. Es Palu Butung
6. Es Palu Butung
Es Palu Butung adalah es campur gaya Makassar yang merupakan makanan penutup sangat populer dari Makassar, Sulawesi Selatan. Bahan utama pembuatan es ini berupa pisang hijau yang dipotong-potong yang diletakkan diatas semacam bubur berwarna putih yang terbuat dari santan ditambah dengan es serut dan susu kental. Es ini juga biasa tersaji di warung-warung karena memang dua hidangan ini berasal dari daerah yang sama.
7. Es Pisang Hijau

Es Pisang Hijau
Es pisang Hijau adalah hidangan khas dari kota aging mammiri, namun demikian hidangan ini cukup populer dibanyak daerah. Es ini terbuat dari pisang raja atau kepok, paduan pisang dan tepung beras ditambah bubur, sirop dan es serut membuat es ini benar-benar mengugah rasa. Cocok dinikmati saat udara panas. Jadi kata ijo itu bukan menunjukkan bahwa jajanan ini terbuat dari pisang hijau tetapi dari tepung pembungkusnya yang berwarna hijau dari daun pandan.
8. Gogogso

Gogoso Kuliner Makassar
Gogoso adalah salah satu makanan khas orang bugis makassar yang sangat digemari di Sulawesi Selatan ketika lebaran, selain ketupat lebaran, gogoso pun juga turut meramaikan bersama dengan bersama dengan aneka masakan lainya pada hari-hati biasa, gogoso banyak ditemukan didaerah pantai losari atau dipinggir-pinggir jalan kota makassar biasanya dijajakan oleh pedagang asongan bisanya dijajakan bersama telur asin atau lebih akrab dengan sebutan orang makassar Bayao Kannasa, dan kacang rebus.
Kuliner bandung (part 3)
masih dikutip dari www.infobandung.co.id
Menu Kuliner Khas Bandung (Part III)
1. Peuyeum
Peuyeum adalah sejenis makanan khas yang terbuat dari singkong yang direbus dan diberi ragi sehingga menjadi terfermentasi.
2. Gepuk
Gepuk adalah makanan khas Jawa Barat yang terbuat dari daging sapi,terasa sedikit manis dan gurih. Biasanya gepuk dibuat dengan daging sapi,yang diiris searah dengan serat daging dan direbus setengah mateng, kemudian di pukul pukul hingga agak empuk. Daging yang sudah empuk direndam kedalam bumbu yang dicampur dengan santan.kemudian direbus kembali hingga air santan menyusut.Jika akan disajikan gorenglah gepuk dengan sedikit minyak hingga kecokelatan dan angkat.Gepuk akan lebih enak di santap dengan nasi hangat dan sambel.
Resep Empal Gepuk
Source : http://www.melroseflowers.com/mkic/resep/daging/empal_gepuk.html
Source : http://www.melroseflowers.com/mkic/resep/daging/empal_gepuk.html
Bahan:
500g daging sengkel
2 sdm asam jawa
2 sdm gula jawa
6 siung bawang merah, cincang
2 sdt ketumbar, sangrai, tumbuk
1/2 sdt jintan, sangrai, tumbuk
garam
merica bubuk
minyak goreng, untuk menggoreng
1 sdm bawang goreng, untuk taburan
2 sdm asam jawa
2 sdm gula jawa
6 siung bawang merah, cincang
2 sdt ketumbar, sangrai, tumbuk
1/2 sdt jintan, sangrai, tumbuk
garam
merica bubuk
minyak goreng, untuk menggoreng
1 sdm bawang goreng, untuk taburan
Cara Membuat:
Rebus daging hingga matang, iris menjadi beberapa bagian, lalu memarkan
Larutkan asam dan gula jawa dengan sedikit air rebusan daging, sisihkan
Masukkan kembali dagingnya ke dalam air rebusan, lalu rebus kembali bersama semua bahan hingga kuah mengental
Angkat dagingnya, lalu goreng hingga matang. Hidangkan bersama sambal dan taburan bawang goreng
Rebus daging hingga matang, iris menjadi beberapa bagian, lalu memarkan
Larutkan asam dan gula jawa dengan sedikit air rebusan daging, sisihkan
Masukkan kembali dagingnya ke dalam air rebusan, lalu rebus kembali bersama semua bahan hingga kuah mengental
Angkat dagingnya, lalu goreng hingga matang. Hidangkan bersama sambal dan taburan bawang goreng
3. Colenak
Colenak adalah singkatan dicocol enak (bahasa sunda, merupakan makanan yang dibuat dari peuyeum (tape singkong) yang dibakar kemudian disajikan dengan saus yang terbuat dari parutan kelapa dan gula merah. Makanan khas Bandung yang masih bertahan meski saat ini agak jarang yang menjualnya. Karena kandungan gula di dalam tape maka tape tersebut mudah gosong, meski ini adalah bagian yang terenak bagi beberapa orang.
4. Bandrek
Bandrek adalah minuman tradisional orang Sunda dari Jawa Barat, Indonesia yang dikonsumsi untuk menaikkan kehangatan tubuh. Minuman ini biasanya dihidangkan pada cuaca dingin, seperti di kala hujan ataupun malam hari.
Bahan dasar bandrék yang paling penting adalah jahe dan gula merah, tapi daerah-daerah tertentu menambahkan rempah-rempah tersendiri untuk memperkuat efek hangat yang diberikan bandrék, seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung, dan sebagainya. Susu juga dapat ditambahkan tergantung dari selera penyajian. Banyak orang Indonesia percaya bahwa bandrék dapat menyembuhkan penyakit ringan seperti sakit tenggorokan. Ada juga bandrék yang dikhususkan untuk orang dewasa karena efek panasnya.
5. Cireng
Cireng (singkatan dari aci goreng, bahasa Sunda untuk ‘tepung kanji goreng’) adalah makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji. Makanan ringan ini sangat populer di daerah Priangan, dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa. Makanan ini cukup terkenal pada era 80-an. Bahan makanan ini antara lain terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, daun bawang dan minyak goreng.
6. Seblak
Seblak adalah makanan yang terbuat dari kerupuk rebus, yang dicampur racikan bumbu pedas yang terdiri dari Cabai, Bawang Putih, Garam dan Kencur. Seblak ini ada 2 macam yaitu Seblak Kering dan Seblak Basah.
7. Bajigur
Bajigur adalah minuman hangat khas masyarakat Sunda dari daerah Jawa Barat, Indonesia. Bahan utamanya adalah gula aren, dan santan. Untuk menambah kenikmatan dicampurkan pula sedikit jahe, garam dan bubuk vanili.
Minuman yang disajikan panas ini biasa dijual dengan menggunakan gerobak yang menyertakan kompor. Bajigur paling cocok diminum pada saat cuaca dingin dan basah sehabis hujan. Makanan yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, atau kacang rebus.
Minuman yang disajikan panas ini biasa dijual dengan menggunakan gerobak yang menyertakan kompor. Bajigur paling cocok diminum pada saat cuaca dingin dan basah sehabis hujan. Makanan yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, atau kacang rebus.
Kuliner Bandung (part 2)
Masuh dikutip dari www.infobandung.co.id

Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet.
Menu Kuliner Khas Bandung (Part II)
1. Combro
Combro atau kadang disebut comro atau gemet merupakan makanan khas dari Jawa Barat. Combro terbuat dari parutan singkong yang dibentuk bulat yang bagian dalamnya diisi dengan sambal oncom kemudian digoreng, karena itulah dinamai combro yang merupakan kependekan dari oncom di jero (bahasa Sunda (Namun nama tradisionalnya combro bukan comro), artinya: oncom di dalam, begitu juga halnya dengan gemet merupakan kependekan dari dage saemet artinya dage di dalam yang artinya kurang lebih sama. Makanan ini lebih enak disantap saat masih hangat.
2. Misro
2. Misro
Misro merupakan makanan khas dari Jawa Barat. Terbuat dari parutan singkong yang bagian dalamnya diisi dengan gula merah kemudian digoreng, karena itulah dinamai Misro yang merupakan kependekan dari amis di jero (bahasa Sunda, artinya: manis di dalam). Bentuknya bulat. Makanan ini enak disantap saat hangat.
Nasi timbel adalah yang nasi putih biasa yang panas lalu dibungkus daun pisang, karena dibungkus daun pisang maka akan menimbulkan aroma yang khas. Biasa disajikan dengan berbagai tambahan seperti tahu dana tempe goreng, ayam goreng, sambal dan juga lalap.
4. Cendol
Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet.
Tepung beras diolah dengan diberi pewarna berwarna hijau dan di cetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, namun saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Di Sunda minum cendol disebut nyendol.
Pisang molen adalah suatu hidangan ringan berbahan baku pisang yang dilapisi lembar-lembar adonan dan kemudian digoreng. Hidangan ini merupakan variasi dalam pengolahan dari pisang goreng.
Kuliner Bandung (part 1)
Dikutip dari www.infobandung.co.id
4. Lotek
Menu Kuliner Khas Bandung (Part I)
Kuliner adalah hasil olahan yang berupa masakan. Masakan tersebut berupa lauk-pauk, makanan (penganan) dan minuman. Karena setiap daerah memiliki citarasa tersendiri, maka tak heran jika setiap daerah juga memiliki tradisi kuliner yang berbeda-beda. Nah dibawah ini InfoBandung mencoba memberikan informasi menu kuliner khas Bandung yang bisa menjadi referensi teman-teman ketika liburan ke kota Bandung. Check this out…
1. Karedok
Karedok atau keredok adalah makanan khas daerah di Indonesia. Karedok dibuat dengan bahan-bahan sayuran mentah antara lain; ketimun, tauge, kol, kacang panjang, daun kemangi, dan terong. Sedangkan sausnya adalah bumbu kacang yang dibuat dari cabai merah, bawang putih, kencur, kacang tanah, air asam, gula jawa, garam, dan terasi.
2. Batagor
Batagor (akronim dari bakso tahu goreng) adalah makanan tradisional khas Jawa Barat yang dibuat dari tahu berbalut tepung lalu digoreng.
3. Mie Kocok Bandung
Mie Kocok adalah makanan berbahan dasar mie kuning dan tauge, yang diberi kuah panas dari kaldu kaki sapi yang berasa lemaknya dan diberi toping potongan kaskus kecil. Rasanya panas dan segar, dan kalau anda pencinta pedas tinggal tambahkan sambel yang akan membuat lidah dan dahi kita berkeringat.
4. Lotek
Lotek hampir sama dengan pecel, yakni makanan berupa rebusan sayuran segar yang disiram dressing berupa sambal dicampur bumbu kacang. Keunikannya, sebagai bahan sambal di samping kacang seringkali ditambahkan tempe dan dalam bumbunya ditambahkan terasi, gula merah, dan bawang putih. Secara umum, lotek terasa lebih manis daripada pecel. Selain itu, kalau sambal pecel bumbu sudah dicampur sebelumnya, untuk lotek bumbu baru ditambahkan ketika akan dihidangkan. Lotek dapat disajikan dengan lontong atau nasi hangat, disertai dengan kerupuk dan bawang goreng.
5. Surabi Bandung
Serabi kadang disebut srabi atau surabi merupakan salah satu makanan ringan atau jajanan pasar yang berasal dari Indonesia. Serabi serupa dengan pancake (pannekoek atau pannenkoek) namun terbuat dari tepung beras (bukan tepung terigu) dan diberi kuah cair yang manis (biasanya dari gula kelapa). Kuah ini bervariasi menurut daerah di Indonesia. Daerah yang terkenal dengan kue serabinya adalah Jakarta, Bandung, Solo, Pekalongan dan Purwokerto yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri.
Subscribe to:
Comments (Atom)
